Kenangan Seks di Masa SMA


Cerita ini berawal dari kedekatanku dengan seorang cewek sebut saja NANY, nany adalah adik kelasku (kelas 2) sedang saya kelas 3 di SMU. Sebenarnya kami sudah lama kenal cuma lebih dekatnya baru beberapa waktu terkhir ini, kedekatan kami dipicu karena keseringan kami bersama dikegiatan ekskul sekolah (pramuka). Kebersama yang awalnya hanya pada saat kegiatan ekskul tersebut akhirnya berlanjut dengan telepon-teleponan dan pada saat kami menjalani proses belajar formal saat waktu sekolah, waktu luang di sekolah kami gunakan untuk berbagi cerita ataupun sekedar berdiskusi. Singkat cerita saya merasa mungkin saya jatuh cinta, akhirnya perasaan tersebut kuungkapkan kepadanya dan respon dia sesuai dengan harapanku.

Acara PERSAMI (perkemahan sabtu-minggu) menjadi hal yang sangat kutunggu-tunggu karena pada kegiatan itu kesempatan buat kami bertemu dan bersama agak bebas dibanding waktu lainnya.
Suasana perkemahan dimalam hari kami manfaatkan sebaik mungkin, suasana gelap dan kesunyiannya malam sangat mendukung untuk kami melakukan hal-hal yang atraktif.
Malam itu jam menunjukkan pukul 22:00 Wita saya baru saja pulang mencari jajanan untuk sekedar mengganjal perutku yang terasa keroncongan, begitu masuk area perkemahan tampak nany duduk dibawah pohon bersama dua orang temannya entah apa yang mereka omongkan. Setelah melihatku masuk di area perkemahan seakan mengetahui maksudku dia beranjak meninggalkan temannya dan menemuiku.
Karena ingin lebih leluasa bermesraan kuajak nany mencari tempat lebih nyaman, setelah menemukan tempat yang siip menurutku kuajak nany untuk duduk. Aku duduk bersilah kusandarkan pundak dan kepalaku disebuah pohon sementara dia duduk dipangkuan dengan membelakangiku, Dan tanpa sadar aku mencium pipinya dar belakang, dia diam saja aku merasa itu respon yang baik, ciuman mulai turun keleher dan belakang telianganya nany menggejang menahan nafsu, ia membalikkan tubuhnya menatap wajahku tapi itu tak berlangsung lama segera kulumat bibirnya yang mungil. Lidahku mulai merangset masuk kedalam mulutnya sementara Dengan rasa ragu-ragu tanganku mulai merayap ke bagian dadanya. Ternyata nany tidak marah, malah kelihatan dia sangat menikmatinya. Akhirnya kuremas-remas buah dadanya dengan lembut dan sedikit menekan tanganku bergerak aktif meraba bukit kembarnya yang ranum napasnya terengah engah tanda napsunya mulai naik
Perlahan kancing-kancing seragam pramuka nany kulepas ditemaram malam tampaklah BH yang mukin berukuran 32 B, sementaran bibirku terus bekerja dileher nany tangan kananku berusaha melepas kaitan BHnya, begitu BH nany terlepas tampaklah kedua bukit indah yang mungil samar-samar kulihat puting susu yang kecil pemandangan ini tidak kusia-siakan bibirku bergerak turun menjilati puting sebelah kanan nany sementara yang sebelah kiri kuremas lembut dengan tanganku “Ahh mmh.. mmh.. ahh mmh.. “ tidak ada kata lain selain desahan itu yang keluar dari mulut nany dia benar-benar merasakan sensasi luar biasa, semetara saya terus menjilati dan meremas toket nany tanganku yang satu menggapai tangan nany menyusupkan kebalik celanaku, setelah kontolku digenggamnya kulonggarkan celanaku biar tangannya lebih longgar bergerak dan kuminta ia mengocok kontolku nikmat sekali rasanya kontolku dipegan dan dikocok dengan tangan yang lembut. Sementara kontolku terus dikocok nany tenrus mendesah menahan nikmat “nghh enghhnak.., enghh terusshhsshh”, rintih nany dalam kenikmatan namun entah beberapa menit tiba-tiba nany mengejang dan meremas kuat kontolku
“Enghh.., ahhng.., ahh.., nggssh enghh.., teruuusssss……. Enghh… aghhhhh…. “, mata nany terpejam dan bibirnya mendesah.”, ternyata dia telah merengkuh nikmat.
Setelah nany merasakan orgasmenya saya mencoba memindahkan tangan saya kuraba daearah sensitifnya ternyata sudah banjir dengan cairan kewanitaan, belum lama kuusap-usap daerah itu nany menghentikan kocokan kontolku dan menarik tanganku dan berkata “ jangan kak…!” akhirnya tanganku kembali kedaerah gunung kembar dan ia pun melanjutkan kocokannya hingga terasa kontolku ingin meledak dan tiba-tiba “Creett.., creett.., crett.., creett” akhirnya aku keluar juga tangan nany belepotan spermaku.
Setelah itu kami kembali ke tenda masing-masing, aku terus memikirkan rencana berikutnya bagaiman cara agar aku bias memerawani nanyku saying.
Tiga hari kemudian rumah temanku yang letaknya tidak jauh dari sekolah kosong, karena orang tua mereka ada acara keluarga di luar kota. sementara temanku ditinggal sendiri karena pembantu mereka yang cuma satu orang juga diajak serta keluar kota. Ini kesempatan gumanku strategipun kuatur.
Bubar sekolah kuajak nany mampir kerumah temanku itu, strategi yang telah kuatur mulai kujalankan awalnya saya cuma sekedar mampir melepaskan dahaga (minum) setelah melepaskan dahaga dengan membasahi tenggorokannku dengan segelas air putih dingin posisi dudukku mulai bergeser dan mendekat segera aku mencium bibir mungilnya dan melumatnya, lidahku mendesak masuk ke dalam mulutnya, menggelitik langit langit mulutnya. Aku mulai merabai toketnya yang masih tertutup segam putihnya. nany merintih. ” emmhhh…aghhhh… emmhhh…aghhhh….” ia mendesah nikmat “ngmhhnghh.. sshh…”, ucap nany. Kecupan & jilatanku mulai turun ke leher putihnya. Dia benar benar tak kuasa menolak semua itu , dia hanya pasrah menikmati permainanku. Kembali aku menciumi bibirnya. Nany pun membalasnya dengan penuh nafsu . Dengan cepat aku melepas kancing seragam putih yang di kenakan nany . Nany sama sekali tak menolak . Dadanya telah terbuka ,dia memakai bra putih. Tangan aku dengan cekatan melepas bra putih tapi ini mendapat respon penolakan akhirnya aku sadar kalau kami masih di ruang tamu kemudian aku membimbingnya ke kamar, dikamar itu kami langsung bergumul di atas tempat tidur segera kujelajahi dua bukit kembarnya yang sudah dari tadi mengeras. Kuhisap lembut puting susunya, nany semakin menekan kepalaku ke arah dadanya akupun semakin gerah seragamku pun kucopot tapi bukan cuma baju tapi sekalian dengan celana seragamku.
Nany terus mendesis, mengerang, dan beberapa kali memekik kuat ketika gigiku menggigiti putingnya dengan gemas, hingga tak heran kalau di beberapa tempat di kedua bulatan toketnya itu nampak berwarna kemerahan bekas hisapan, tanganku kemudian membuka rim ikat pinggang dan mencari kaitan rok seragamnya yang berada di bagian belakang. Setelah roknya kutanggalkan aku merayap menurun ke bawah sensasi baru tampak dirasakan Nany, Ketika lidahku bermain di atas pusarnya, nany mulai mengerang-erang kecil keenakan, aku menjilati dan membasahi seluruh perutnya ……hhhmmm…aahh…..aarrggghhh..hhhmmppff.” suara nany sungguh mendebarkan terdengar. Menerima nikmat dan sensasi luar biasa tidak membuat nany diam saja dia juga sudah dari tadi mulai mengocok batang kontolku, aku terus menulusuri kebawah, dengan tangan kiriku mencoba menyelip kedalam isi cd nya, tanpa halangan berhasil. Terasa bulu-bulu yang halus tumbuh sektiar 1cm begitu halus terasa ditanganku. Vaginanya terasa makin membanjir, hal ini membuat birahinya makin memuncak. “Ahh.. ahh.. teruuus.. ahh.. uhh” kemudian CDnya kutarik dan langsung kulepas, nany terhenyak sejenak lubang vaginanya tampak dengan lubang kecil di tengahnya.namun aku cepat tanggap dengan ibu jari dan jari tengah aku membuka kulit penutup klitoris. Jari telunjukku mulai meraba-raba permukaan klitoris yang menyembul berwarna merah muda. Gerakan pantat dan pinggul nany terasa kuat setiap kuusap dan kujilati klitoris itu dibarengi erangan keras dari mulut nany, “Aouhh…ouhh.. ouhh …. ouhh ” nany menahan kenikmatan luar biasa yang dirasakannya, Klitorisnya terus kumainkan dengan lidah dan sedotan yang lembut. Setelah aku bermain sekitar 10 menit didaerah kewanitaannya kemudian kedua paha nany terasa menjepit kepalaku
“Ughh.. Aaah.. Aaah..”
“kak.. aku mmaaa..uuu.. mau keluar.. oohhhh..essstts….ahh….. nikmattt…..!””Oohh.., Kakk.., nikmat… Kakk..!” ucarnya pelan.
“Ugh….”, terdengar lirih bisik nany melepas kenikmatan yang baru saja direngkuhnya.
tubuhnya lunglai, kujilati cairan nikmat yang mengalir dari liang kenikmatan itu. Lidahku kembali bermain diputingnya sambil menyedot-nyedot halus sambil tanganku bergerak aktif di liang kewanitaannya yang masih basah tak lama kulihat nany mulai merespon kerjaanku nampak birahinya mulai bangkit rintihan rintihan kecil sudah mulai terderngar Jari-jarinya mengusap -usap kepala kemaluanku. “ny, teruskan sayang…” kataku dengan ketegangan yang semakin menjadi -jadi. Aku merasa kemaluanku sudah keras sekali. nany meremas dan mengocok kemaluanku semakin cepat. Akhirnya dengan nafsu yang sudah tidak bisa kutahan lagi, Lalu ku lebarkan kakinya dan terlihat jelas sekali vagina nany basah, kontolkupun sudah siap-siap untuk masuk. Kuarahkan batang keperkasaanku ke liangnya sambil kupandangi wajahnya.
“Boleh niii..?” tanyaku memohon persetujuannya.
Matanya memandangku sayu, tidak bertenaga. Dia hanya mengangguk.
“Pelan-pelan yaa kakk..!”
Begitu ujung kemaluanku aku beradu dengan vaginanya…begitu hangat dan lembut yang terasa. aku coba menekan pantatku …dia mengerang …dan tusukan aku meleset, begitu sempit vaginanya. aku bimbing kontolku dengan tangan kanan. aku tekan kemaluan aku sampe masuk kepalanya aja.
“Aaaakkhh….auhhhhh….ouchhh…aiiiii….sak kkii ittt….adduhhhhh….” ia menjerit histeris waktu kudorong pinggangku ke depan, aku coba tenangkan dia.
Setelah dia tenang , aku tekan lagi kemaluanku. aku udah ngga peduli jeritan nany.
“Aaahhh.. kakk… Ooohhh..!” dia mendesah.
Lalu kutekan dengan amat perlahan. Kepalanya mulai masuk. Kuperhatikan kemaluannya menggembung karena menelan kepala keperkasaanku. Kutekan sedikit lagi. Kulihat dia menggigit bibir bawahnya. Kuangkat pantatku sedikit dengan amat perlahan. Lalu kudorong lagi. Begitu berulang-ulang sampai dia tidak meringis. “Oh.. e.. oo.. hh.., ss.. ah..!” Nany mendesah tanpa arti. Kepalanya kekanan-kekiri menahan nikmat. Nafasnya mulai memburu. Tanganku tak pernah lepas dari payudara yang sejak tadi meremas-remas terus. Karena masih rapat sekali, penisku terasa seperti di remas-remas oleh vaginanya nany. “Oh.. Ni, enak sekali vaginamu ini, oh..!” Aku mendesah nikmat.
“Gimana, enak? nikmat?” tanyaku sambil terus menggenjot nany.
“enak.. sekali, Kak.. oh.. nikmat. Te.. rus.. terus, Kak.. oh..!” Desah nany.
Setelah kurang lebih 15 menit Aku menggenjot nany, tiba-tiba nany mengejang.
“K.. Kak..! nany udah enggak tahan. nany mau kelu..aaar oh.. ‘Hhh..akkhh..teerruss…sshh!!” Kata nany sambil tersengal-sengal, Tangannya meremas-remas sprei ranjang. Enggak lama kemudian memeknya nany terasa menyempit tiba-tiba seperti memijat kontol ku dan badannya menegang. Si nany pun teriak “Ahhhhhhhh…” ada cairan yang mengalir keluar ,Dia mendesah keras sekali sepertinya sudah orgasme.
Setelah itu semakin kupercepat genjotanku dan tak berapa lama kemudian serasa semua hormonku ingin berebut keluar lewat kontolku sehingga aku bergetar hebat menahan sebuah kenikmatan yang luar biasa.
‘Oookkhh……..aakkhh..! erangku tertahan saat orgasme, karena mulutku masih menghisapi payudara nany.
Seluruh badanku bergetar
Tidak terhitung berapa banyak spermaku yang keluar dan tumpah dalam rahim nany, Mungkin karena aku begitu terangsang melihat wajahnya yang cantik dan tubuhnya yang putih mulus.
Kami pun beristirahat beberapa saat, dan setelah kebugaran kami pulih aku dan nani bergegas berpakaian dan pulang kerumah masing masing.
Setelah peristiwa itu aku dan nany rutin melakukannya setiap ada kesempatan, tapi kami melakukan dengan memakai KONDOM karna kami cari amannya.

Tamat

By x-zibith

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s